Lakukan gerakan Olympic Lifting lebih nyaman dengan Wind Bar, Weightlifting Bar dari Strengthbae!
1. Neutral Knurling
Berbeda dengan powerlifting bar, weightlifting bar didesain untuk memiliki knurling yang tidak agresif dan tajam. Kamu tidak ingin kulit tanganmu sobek-sobek saat melakukan gerakan yang berupa memutar dan menangkap barbell seperti clean and jerk dan snatch, oleh karena itu knurling yang lebih halus tapi tetap memberi friksi saat digenggam merupakan kunci bar weightlifting yang baik.
2. No Center Knurling
Bagian tengah tidak diberi knurling dengan tujuan supaya saat kamu latihan menggunakan beban repetiitif saat front squat ataupun clean, area dada kamu tidak terluka.
3. Bearing Sleeves
Ujung sleeves (tempat menaruh beban pada barbell) menggunakan 4 needle bearing yang menghasilkan barbell dengan rotasi mulus. Gerakan oly lifting memerlukan rotasi pada ujung barbell karena banyak gerakan menggunakan momentum untuk membawa barbell dari lantai ke ketinggian dan gerakan memutar pergelangan tangan juga. Dengan sleeves berputar gerakan akan lebih mulus.
4. Drop Resistant Sleeves
Pelaku Olympic weightlifting maupun crossfit sering melepas barbell dari ketinggian hingga jatuh ke lantai, hal ini memerlukan tipe barbell yang tahan banting agar sleeves tidak patah. Wind bar memiliki tensile strength 240kpsi sehingga sangat tahan banting.
5. Hardened Chrome Finishing
Wind Bar adalah hardened chrome, sangat cocok untuk iklim tropis di Indonesia, barbell menjadi sangat tahan terhadap karat.




J-Hook berfungsi sebagai tempat untuk menaruh barbell anda. Ketinggian J-Hook serta ketebalannya sangat berpengaruh ke kenyamanan anda untuk unrack dan racking. Banyak rack murah yang hooknya tidak berbentuk J, sehingga barbell langsung berbenturan dengan tiang. Hal ini akan cepat merusak tiang dan barbell anda. Terkadang ada juga yang berstruktur J tapi pendek sekali, sehingga sama saja. J-Hook Power Rack Strengthbae didesain cukup tebal dan tinggi serta dilapis rubber untuk kenyamanan pemakaian dan ketahanan perlengkapan anda.
Westside hole spacing adalah jarak antar lubang yang didesain memiliki jarak lebih dekat di area bench press. Hal ini membuat pengaturan peletakan untuk J-Hook jadi lebih presisi, sehingga unrack dan racking menjadi lebih nyaman dan safe. Kebanyakan rack dipasaran memiliki jarak antar lubang yang lebar, sehingga peletakkan hook bisa terlalu tinggi atau terlalu rendah.
Pull up bar Power Rack Strengthbae memiliki diameter standar sehingga nyaman digenggam. Selain itu model pull up bar yang lurus tanpa ada bentuk lengkungan ke bawah ataupun netral grip justru membuat anda leluasa melakukan pull up sesuai dengan struktur sendi bahu anda.
Adanya safety pin akan membuat anda merasa lebih tenang ketika melakukan compound movement dengan intensitas mendekati failure. Hal ini akan membuat anda bisa lebih pushing to the limit. Selain itu adanya westside hole spacing juga membuat safety pin dapat diadjust dengan presisi tanpa takut terlalu tinggi dan menganggu gerakan inti atau terlalu rendah sehingga semakin sulit untuk bail out. Safety pin juga dapat digunakan untuk berbagai gerakan dead stop dengan pin, seperti pin squat, pin press, dan lain sebagainya.
Weight Plate Storage dapat menjadi tempat penyimpanan plat-plat beban anda dengan rapi. Storage juga didesain cukup tinggi sehingga bisa memuat banyak bumper plate. Selain itu, dengan menaruh beban pada storage, kestabilan rack akan meningkat.
Struktur bagian bawah didesain agar kedalamannya tidak banyak memakan tempat, sehingga dapat menghemat ruang yang anda butuhkan di rumah, tapi tetap memiliki lebar sesuai standar. Selain itu, desain rangka bawah power rack berbentuk flat foot, sehingga tidak perlu untuk dibolt ke lantai. Banyak power rack yang desain bagian bawahnya tidak ada rangka penghubung untuk tiang kanan dan kiri, sehingga diharuskan untuk dibolt ke lantai, yang bagi sebagian orang tentunya kurang mengenakkan karena perlu melubangi lantai.