Cari sabuk gym untuk bodybuilding, weightlifting / crossfit yang meningkatkan safety, nyaman dipakai tidak merestriksi gerakan, dan tetap support saat digunakan heavy lifting?
Pakai Tapered Weightlifting Belt dari Strengthbae aja! Apa kelebihannya?
1. Leather Non Microfiber Material For Support & Durability Kamu pasti sering melihat belt serupa dengan harga 150-300 ribuan. Mereka murah karena materialnya bukanlah leather, melainkan fiber. Alhasil saat dipakai kesannya tipis, terasa seperti memakai karton. Diakali feelnya dengan busa di punggung oleh mereka. Selain itu, setelah beberapa saat digunakan, lubang-lubang akan mulai sobek dan terbuka, tidak awet. Belt kami terbuat dari leather, lebih support untuk heavy lifting dan awet digunakan untuk jangka panjang.
2. Stainless Zig Zag Prong Hole For Shorter Adjustment Lubang dari belt kami memiliki pattern zig zag. Efeknya kamu bisa adjust posisi lebih pas lagi tergantung kondisi perut di hari tersebut. Prong juga terbuat dari Stainless, kuat, awet, dan tidak berkarat.
3. 8mm Thickness For Comfort & Tightness For Heavy Lifting Thickness belt sangat penting. Makin tipis, makin nyaman tapi support makin rendah. Makin tebal makin support namun makin tidak nyaman. Umumnya belt murah hanya 4-7mm saja tebalnya, supportnya kurang. Sedangkan powerlifting belt 10-13mm supportnya bagus tapi tidak nyaman kalau dipakai gym biasa, bodybuilding, crossfit, atau oly lifting. Tapered Weightlifting Belt kami memiliki tebal 8mm, pas dari segi kenyamanan dan support.
4. Tapered Design For Non Restriction Movement With Padding at Front Powerlifting butuh core serigid mungkin sehingga beltnya lurus dari depan sampai belakang, tapi strength sport lain membutuhkan core untuk bergerak, misal untuk clean, jerk, rowing. Area depan belt kami lebih kecil lebarnya sehingga nyaman untuk gerakan tersebut. Area belakang prong juga diberi padding tebal, sehingga belt tetap terasa tersambung tidak ada rongga. Sizing berdasarkan lingkar perut ya.




J-Hook berfungsi sebagai tempat untuk menaruh barbell anda. Ketinggian J-Hook serta ketebalannya sangat berpengaruh ke kenyamanan anda untuk unrack dan racking. Banyak rack murah yang hooknya tidak berbentuk J, sehingga barbell langsung berbenturan dengan tiang. Hal ini akan cepat merusak tiang dan barbell anda. Terkadang ada juga yang berstruktur J tapi pendek sekali, sehingga sama saja. J-Hook Power Rack Strengthbae didesain cukup tebal dan tinggi serta dilapis rubber untuk kenyamanan pemakaian dan ketahanan perlengkapan anda.
Westside hole spacing adalah jarak antar lubang yang didesain memiliki jarak lebih dekat di area bench press. Hal ini membuat pengaturan peletakan untuk J-Hook jadi lebih presisi, sehingga unrack dan racking menjadi lebih nyaman dan safe. Kebanyakan rack dipasaran memiliki jarak antar lubang yang lebar, sehingga peletakkan hook bisa terlalu tinggi atau terlalu rendah.
Pull up bar Power Rack Strengthbae memiliki diameter standar sehingga nyaman digenggam. Selain itu model pull up bar yang lurus tanpa ada bentuk lengkungan ke bawah ataupun netral grip justru membuat anda leluasa melakukan pull up sesuai dengan struktur sendi bahu anda.
Adanya safety pin akan membuat anda merasa lebih tenang ketika melakukan compound movement dengan intensitas mendekati failure. Hal ini akan membuat anda bisa lebih pushing to the limit. Selain itu adanya westside hole spacing juga membuat safety pin dapat diadjust dengan presisi tanpa takut terlalu tinggi dan menganggu gerakan inti atau terlalu rendah sehingga semakin sulit untuk bail out. Safety pin juga dapat digunakan untuk berbagai gerakan dead stop dengan pin, seperti pin squat, pin press, dan lain sebagainya.
Weight Plate Storage dapat menjadi tempat penyimpanan plat-plat beban anda dengan rapi. Storage juga didesain cukup tinggi sehingga bisa memuat banyak bumper plate. Selain itu, dengan menaruh beban pada storage, kestabilan rack akan meningkat.
Struktur bagian bawah didesain agar kedalamannya tidak banyak memakan tempat, sehingga dapat menghemat ruang yang anda butuhkan di rumah, tapi tetap memiliki lebar sesuai standar. Selain itu, desain rangka bawah power rack berbentuk flat foot, sehingga tidak perlu untuk dibolt ke lantai. Banyak power rack yang desain bagian bawahnya tidak ada rangka penghubung untuk tiang kanan dan kiri, sehingga diharuskan untuk dibolt ke lantai, yang bagi sebagian orang tentunya kurang mengenakkan karena perlu melubangi lantai.