NOTE: Harga tercantum sudah untuk 1×1 meter persegi (4pc 50×50) dan (1pc 100×100) Butuh alas untuk gym kamu?
Pakai Gym Mat dari Strengthbae aja! Keunggulan Gym Mat Strengthbae:
1. 3 Different Thickness To Choose
1cm cocok untuk alas home gym yang penggunaannya tidak untuk membanting-banting, misal di area cardio dan non heavy lifting users. 2cm cocok untuk yang mulai ada benturan di lantai, misal berencana melakukan deadlift dari lantai. 3cm cocok untuk yang ada gerakan benturan keras seperti heavy deadlift atau Olympic weightlifting movement yang ada kecenderungan melepas barbell dari ketinggian.
2. Vulcanized Rubber Material
Gym Mat Strengthbae menggunakan vulcanized rubber. Vulcanized rubber memiliki kelebihan bentuknya lebih terjaga, tidak mudah melengkung kedalam. tidak mudah terkoyak akibat gesekan, tidak menyerap air sehingga apabila kena keringat atau tumpahan cairan mudah dibersihkan, berperan sebagai peredam yang baik, dan tidak bau seperti rubber mat murahan yang non vulcanized.
3. 2cm and 3cm Thickness Comes With Connector
Untuk ketebalan 2cm dan 3cm dilengkapi dengan connector penghubung antar mat, sehingga mat tidak mudah berjarak karena selip. Harga sudah include connector. Untuk mat 1cm tidak include connector ya karena memang konektor hanya bisa untuk mat 2cm keatas.
4. 2cm and 3cm Thickness Use Coated Rubber
Untuk ketebalan 2cm dan 3cm sudah menggunakan coated rubber, permukaannya dilapis sehingga tidak seperti non coated rubber yang seiring penggunaan mudah boncel-boncel keluar butiran-butiran hitam sehingga akhirnya berongga dan mudah dimasuki kotoran. Coated rubber lebih mudah dibersihkan karena minim rongga, dipel dengan airpun bisa.
5. Square non Puzzle Model
Kebanyakan orang berpikir model puzzle lebih baik karena bisa tersambung, padahal ini salah, lengkungan pada puzzle lama kelamaan akan cekung dan terangkat bahkan patah, membuat lantai tidak rata. Patokan untuk home gym umumnya minimal sekali 4m2 dan idealnya 6m2.




J-Hook berfungsi sebagai tempat untuk menaruh barbell anda. Ketinggian J-Hook serta ketebalannya sangat berpengaruh ke kenyamanan anda untuk unrack dan racking. Banyak rack murah yang hooknya tidak berbentuk J, sehingga barbell langsung berbenturan dengan tiang. Hal ini akan cepat merusak tiang dan barbell anda. Terkadang ada juga yang berstruktur J tapi pendek sekali, sehingga sama saja. J-Hook Power Rack Strengthbae didesain cukup tebal dan tinggi serta dilapis rubber untuk kenyamanan pemakaian dan ketahanan perlengkapan anda.
Westside hole spacing adalah jarak antar lubang yang didesain memiliki jarak lebih dekat di area bench press. Hal ini membuat pengaturan peletakan untuk J-Hook jadi lebih presisi, sehingga unrack dan racking menjadi lebih nyaman dan safe. Kebanyakan rack dipasaran memiliki jarak antar lubang yang lebar, sehingga peletakkan hook bisa terlalu tinggi atau terlalu rendah.
Pull up bar Power Rack Strengthbae memiliki diameter standar sehingga nyaman digenggam. Selain itu model pull up bar yang lurus tanpa ada bentuk lengkungan ke bawah ataupun netral grip justru membuat anda leluasa melakukan pull up sesuai dengan struktur sendi bahu anda.
Adanya safety pin akan membuat anda merasa lebih tenang ketika melakukan compound movement dengan intensitas mendekati failure. Hal ini akan membuat anda bisa lebih pushing to the limit. Selain itu adanya westside hole spacing juga membuat safety pin dapat diadjust dengan presisi tanpa takut terlalu tinggi dan menganggu gerakan inti atau terlalu rendah sehingga semakin sulit untuk bail out. Safety pin juga dapat digunakan untuk berbagai gerakan dead stop dengan pin, seperti pin squat, pin press, dan lain sebagainya.
Weight Plate Storage dapat menjadi tempat penyimpanan plat-plat beban anda dengan rapi. Storage juga didesain cukup tinggi sehingga bisa memuat banyak bumper plate. Selain itu, dengan menaruh beban pada storage, kestabilan rack akan meningkat.
Struktur bagian bawah didesain agar kedalamannya tidak banyak memakan tempat, sehingga dapat menghemat ruang yang anda butuhkan di rumah, tapi tetap memiliki lebar sesuai standar. Selain itu, desain rangka bawah power rack berbentuk flat foot, sehingga tidak perlu untuk dibolt ke lantai. Banyak power rack yang desain bagian bawahnya tidak ada rangka penghubung untuk tiang kanan dan kiri, sehingga diharuskan untuk dibolt ke lantai, yang bagi sebagian orang tentunya kurang mengenakkan karena perlu melubangi lantai.