Deadlift Slippers

Rp439.999,00

bagikan

Deskripsi

Note: Size 39, 41, 42, 43, 45, 46 hitam habis sisa putih ya.

Slippers / Shoes for Deadlift Lovers!

Apa bedanya Deadlift Slippers Strengthbae dengan sepatu biasa?

1. Thin Sole Karena sole

Deadlift Slippers Strengthbae tipis, jarak telapak kaki dan lantai jadi lebih sedikit. Hal ini akan menentukan pulling distance alias seberapa jauh kamu harus mengangkat beban. Tentunya makin pendek makin mudah, karena Range of Motion makin sedikit. Selain itu, selisih tinggi sepatu 1-2cm saja akan menentukan posisi badan nyaman atau tidak saat off the floor. Misalnya orang yang tangannya pendek plus sepatunya tinggi (ala sepatu lari atau basket), posisi saat menggenggam barbell di lantai akan lebih sulit, resiko cidera juga meningkat karena badan harus lebih bungkuk.

2. Higher Side Sole

Sepatu biasa umumnya sole hanya di bawah telapak kaki, sedangkan Deadlift Slippers Strengthbae sole naik hingga samping kaki. Hal ini penting untuk sumo pullers, yang sebagian menerapkan cue spread the floor saat mendorong kaki ke bawah dan lockout, jadi kaki tidak tergelincir keluar.

3. Anti Slip Sole

Solenya dibuat dengan pola yang meningkatkan friksi sepatu dan lantai, sehingga kaki tidak mudah terpeleset / bergeser saat melakukan gerakan. Semua ini bisa membuat performa kamu saat deadlift meningkat! Bisa juga digunakan untuk squat karena solenya tidak berfungsi sebagai peredam seperti layaknya gym / running shoes lainnya. Cocok juga untuk gym shoes karena tampilannya yang sederhana, ringan dan hanya sedikit memakan tempat di tas karena materialnya yang flexible, dan juga mudah dilepas pakai. Tersedia 11 jenis ukuran, diukur berdasar panjang kaki.

36 = 22cm

37 = 23cm

38 = 23,5cm

39 = 24cm

40 = 24,5cm

41 = 25,5cm

42 = 26cm

43 = 27cm

44 = 27,5cm

45 = 28cm

46 = 29cm

Deadlift Slippers

Rp439.999,00

Padded J-Hook

J-Hook berfungsi sebagai tempat untuk menaruh barbell anda. Ketinggian J-Hook serta ketebalannya sangat berpengaruh ke kenyamanan anda untuk unrack dan racking. Banyak rack murah yang hooknya tidak berbentuk J, sehingga barbell langsung berbenturan dengan tiang. Hal ini akan cepat merusak tiang dan barbell anda. Terkadang ada juga yang berstruktur J tapi pendek sekali, sehingga sama saja. J-Hook Power Rack Strengthbae didesain cukup tebal dan tinggi serta dilapis rubber untuk kenyamanan pemakaian dan ketahanan perlengkapan anda.

Westside hole spacing

Westside hole spacing adalah jarak antar lubang yang didesain memiliki jarak lebih dekat di area bench press. Hal ini membuat pengaturan peletakan untuk J-Hook jadi lebih presisi, sehingga unrack dan racking menjadi lebih nyaman dan safe. Kebanyakan rack dipasaran memiliki jarak antar lubang yang lebar, sehingga peletakkan hook bisa terlalu tinggi atau terlalu rendah.

Standard Pull Up Bar

Pull up bar Power Rack Strengthbae memiliki diameter standar sehingga nyaman digenggam. Selain itu model pull up bar yang lurus tanpa ada bentuk lengkungan ke bawah ataupun netral grip justru membuat anda leluasa melakukan pull up sesuai dengan struktur sendi bahu anda.

Safety Pin

Adanya safety pin akan membuat anda merasa lebih tenang ketika melakukan compound movement dengan intensitas mendekati failure. Hal ini akan membuat anda bisa lebih pushing to the limit. Selain itu adanya westside hole spacing juga membuat safety pin dapat diadjust dengan presisi tanpa takut terlalu tinggi dan menganggu gerakan inti atau terlalu rendah sehingga semakin sulit untuk bail out. Safety pin juga dapat digunakan untuk berbagai gerakan dead stop dengan pin, seperti pin squat, pin press, dan lain sebagainya.

Weight Plate Storage

Weight Plate Storage dapat menjadi tempat penyimpanan plat-plat beban anda dengan rapi. Storage juga didesain cukup tinggi sehingga bisa memuat banyak bumper plate. Selain itu, dengan menaruh beban pada storage, kestabilan rack akan meningkat.

Small Footprint & Flat Foot

Struktur bagian bawah didesain agar kedalamannya tidak banyak memakan tempat, sehingga dapat menghemat ruang yang anda butuhkan di rumah, tapi tetap memiliki lebar sesuai standar. Selain itu, desain rangka bawah power rack berbentuk flat foot, sehingga tidak perlu untuk dibolt ke lantai. Banyak power rack yang desain bagian bawahnya tidak ada rangka penghubung untuk tiang kanan dan kiri, sehingga diharuskan untuk dibolt ke lantai, yang bagi sebagian orang tentunya kurang mengenakkan karena perlu melubangi lantai.