Mau lantai aman dari retak-retak saat main Olympic Lifting, Strongman, ataupun deadlift berat-berat?
Sering dimarahin orang rumah atau tetangga karena tanah gemetar semua saat kamu banting-banting?
Mau bumper plate kamu lebih awet apabila dijatuhkan dari ketinggian di atas bahu?
Atau mungkin plate di rumah kamu diameternya terlalu kecil dan tidak nyaman untuk deadlift dan hip thrust?
Pakai Crash Pad dari Strengthbae aja!
Crash Pad atau kadang dikenal sebagai barbell / drop pads memiliki fungsi utama sebagai peredam benturan saat kamu melakukan gerakan yang membanting barbell dan bebannya ke lantai, umumnya terjadi di gerakan olympic lifting seperti clean, snatch, ataupun jerk. Gerakan Strongman juga seringkali membanting dari ketinggian, begitu juga dengan deadlift.
Nah benturan yang terlalu keras dan repetitif tentunya dapat merusak lantai, memperpendek umur plate, dan menimbulkan suara atau getaran yang mengganggu orang lain apabila kamu latihan di rumah. Crash pad akan mencegah hal ini!
Crash pad juga karena tebal dapat difungsikan sebagai peninggi plate, apabila plate kamu selama ini bukan plate 45cm, yang mengakibatkan gerakan deadlift dan hip thrust menjadi susah. Karena tinggi crash pad sendiri mencapai 15cm, kamu akan sangat terbantu jika platemu terlalu kecil.
Crash pad juga dapat berfungsi sebagai sarana kamu melakukan block pull deadlift apabila plate kamu sudah lebar, kamu dapat melatih porsi lockout dari deadlift, serupa dengan melakukan rack pull.




J-Hook berfungsi sebagai tempat untuk menaruh barbell anda. Ketinggian J-Hook serta ketebalannya sangat berpengaruh ke kenyamanan anda untuk unrack dan racking. Banyak rack murah yang hooknya tidak berbentuk J, sehingga barbell langsung berbenturan dengan tiang. Hal ini akan cepat merusak tiang dan barbell anda. Terkadang ada juga yang berstruktur J tapi pendek sekali, sehingga sama saja. J-Hook Power Rack Strengthbae didesain cukup tebal dan tinggi serta dilapis rubber untuk kenyamanan pemakaian dan ketahanan perlengkapan anda.
Westside hole spacing adalah jarak antar lubang yang didesain memiliki jarak lebih dekat di area bench press. Hal ini membuat pengaturan peletakan untuk J-Hook jadi lebih presisi, sehingga unrack dan racking menjadi lebih nyaman dan safe. Kebanyakan rack dipasaran memiliki jarak antar lubang yang lebar, sehingga peletakkan hook bisa terlalu tinggi atau terlalu rendah.
Pull up bar Power Rack Strengthbae memiliki diameter standar sehingga nyaman digenggam. Selain itu model pull up bar yang lurus tanpa ada bentuk lengkungan ke bawah ataupun netral grip justru membuat anda leluasa melakukan pull up sesuai dengan struktur sendi bahu anda.
Adanya safety pin akan membuat anda merasa lebih tenang ketika melakukan compound movement dengan intensitas mendekati failure. Hal ini akan membuat anda bisa lebih pushing to the limit. Selain itu adanya westside hole spacing juga membuat safety pin dapat diadjust dengan presisi tanpa takut terlalu tinggi dan menganggu gerakan inti atau terlalu rendah sehingga semakin sulit untuk bail out. Safety pin juga dapat digunakan untuk berbagai gerakan dead stop dengan pin, seperti pin squat, pin press, dan lain sebagainya.
Weight Plate Storage dapat menjadi tempat penyimpanan plat-plat beban anda dengan rapi. Storage juga didesain cukup tinggi sehingga bisa memuat banyak bumper plate. Selain itu, dengan menaruh beban pada storage, kestabilan rack akan meningkat.
Struktur bagian bawah didesain agar kedalamannya tidak banyak memakan tempat, sehingga dapat menghemat ruang yang anda butuhkan di rumah, tapi tetap memiliki lebar sesuai standar. Selain itu, desain rangka bawah power rack berbentuk flat foot, sehingga tidak perlu untuk dibolt ke lantai. Banyak power rack yang desain bagian bawahnya tidak ada rangka penghubung untuk tiang kanan dan kiri, sehingga diharuskan untuk dibolt ke lantai, yang bagi sebagian orang tentunya kurang mengenakkan karena perlu melubangi lantai.