Racknya para powerlifter!
Kenapa memilih Combo Rack?
1. Powerlifting Competition Feeling
Kompetisi powerlifting menggunakan combo rack di gerakan squat dan bench press. So, kalau kamu mau merasakan latihan powerlifting serupa dengan suasana kompetisi, sebaiknya kamu berlatih dengan combo rack!
2. Double Roller Hook With Height Adjustment Levers
Combo rack memiliki 2 hooks, atas untuk squat dan bawah untuk bench press. Ketinggian keduanya dapat diatur dengan tuas pengungkit. Apabila kamu berlatih dengan teman yang membutuhkan ketinggian rak yang berbeda, bisa tinggal ungkit tanpa perlu mencopot beban terlebih dahulu. Hook yang digunakan keduanya menggunakan Roller J-Cups, yang memudahkan dalam mencenterkan barbell.
3. Include Thick & Non Slip Pad Flat Bench
Combo rack sudah include Flat Bench yang heavy duty yang dapat dilepas kalau kamu ingin squat. Bench memiliki dimensi sesuai standar IPF (International Powerlifting Federation). Bench menggunakan thick fat pad yang tebal dan penutup pad yang digunakan tipe anti selip. Kaki dasar bench tipe 1 kaki, sehingga kamu tidak perlu risih kaki menabrak kaki-kaki bench ketika sedang melakukan arching.
Flat bench ala komersial gym mayoritas tidak nyaman digunakan untuk heavy benching karena tinggi bench yang rendah (tidak bisa menggunakan leg drive), pad kecil sehingga bahu susah stabil, serta pad licin sehingga punggung mudah bergeser. Bench kami akan mendukung performa bench press dan mengurangi resiko cidera kamu!
4. Heavy Duty Weight Capacity
Hook squat didesain mampu menahan beban hingga 400kg dan hook bench press hingga 250kg. Mayoritas orang tidak akan mencapai angka ini, so rack ini sangat aman untuk kamu.
5. Long Safety Arms
Safety arm pada combo rack berfungsi untuk face saver saat bench press. Umumnya safety arm pada combo rack tidak didesain untuk bail out squat, tapi safety arm combo rack kami agar cukup tinggi untuk safety saat squat.




J-Hook berfungsi sebagai tempat untuk menaruh barbell anda. Ketinggian J-Hook serta ketebalannya sangat berpengaruh ke kenyamanan anda untuk unrack dan racking. Banyak rack murah yang hooknya tidak berbentuk J, sehingga barbell langsung berbenturan dengan tiang. Hal ini akan cepat merusak tiang dan barbell anda. Terkadang ada juga yang berstruktur J tapi pendek sekali, sehingga sama saja. J-Hook Power Rack Strengthbae didesain cukup tebal dan tinggi serta dilapis rubber untuk kenyamanan pemakaian dan ketahanan perlengkapan anda.
Westside hole spacing adalah jarak antar lubang yang didesain memiliki jarak lebih dekat di area bench press. Hal ini membuat pengaturan peletakan untuk J-Hook jadi lebih presisi, sehingga unrack dan racking menjadi lebih nyaman dan safe. Kebanyakan rack dipasaran memiliki jarak antar lubang yang lebar, sehingga peletakkan hook bisa terlalu tinggi atau terlalu rendah.
Pull up bar Power Rack Strengthbae memiliki diameter standar sehingga nyaman digenggam. Selain itu model pull up bar yang lurus tanpa ada bentuk lengkungan ke bawah ataupun netral grip justru membuat anda leluasa melakukan pull up sesuai dengan struktur sendi bahu anda.
Adanya safety pin akan membuat anda merasa lebih tenang ketika melakukan compound movement dengan intensitas mendekati failure. Hal ini akan membuat anda bisa lebih pushing to the limit. Selain itu adanya westside hole spacing juga membuat safety pin dapat diadjust dengan presisi tanpa takut terlalu tinggi dan menganggu gerakan inti atau terlalu rendah sehingga semakin sulit untuk bail out. Safety pin juga dapat digunakan untuk berbagai gerakan dead stop dengan pin, seperti pin squat, pin press, dan lain sebagainya.
Weight Plate Storage dapat menjadi tempat penyimpanan plat-plat beban anda dengan rapi. Storage juga didesain cukup tinggi sehingga bisa memuat banyak bumper plate. Selain itu, dengan menaruh beban pada storage, kestabilan rack akan meningkat.
Struktur bagian bawah didesain agar kedalamannya tidak banyak memakan tempat, sehingga dapat menghemat ruang yang anda butuhkan di rumah, tapi tetap memiliki lebar sesuai standar. Selain itu, desain rangka bawah power rack berbentuk flat foot, sehingga tidak perlu untuk dibolt ke lantai. Banyak power rack yang desain bagian bawahnya tidak ada rangka penghubung untuk tiang kanan dan kiri, sehingga diharuskan untuk dibolt ke lantai, yang bagi sebagian orang tentunya kurang mengenakkan karena perlu melubangi lantai.