The first commercial grade straight handle Hex Dumbbells di Indo!
Apa sih kelebihan hex dumbbell Strengthbae?
1. Straight and Knurled Handle
Kalau kamu lihat, mayoritas hex dumbbell memiliki handle yang cembung tengahnya. Handle yang cembung tengah mungkin terasa nyaman-nyaman saja di beban ringan karena grip effect tidak terlalu berasa di beban ringan, namun ketika sudah berat barulah efek jenis grip berasa. Grip cembung tengah tidak memiliki full knurling, dan luas permukaannya pun hanya besar di tengah. Efeknya untuk heavy row lebih mudah selip dan untuk heavy pressing lebih sakit di wrist. Bagaimana dengan Hex Dumbbell Strengthbae? Karena handlenya straight, knurled, sangat nyaman untuk heavy row dan pressing!
2. Handle and Rubber Connected Using Friction Welding Mechanism
Hex dumbbell cembung tengah murahan umumnya menyambungkan handle dengan rubber dengan model sekrup, alhasil bisa longgar lama-lama atau berputar saat digunakan. Selain itu model sekrup rentan untuk dibanting-banting untuk gym commercial, bisa patah. Nah Hex Dumbbell Strengthbae menggunakan mekanisme friction welding, sehingga rubber benar-benar menempel erat pada steel handle, tidak mudah loosen up dan awet untuk komersial.
3. High Quality Rubber
Hex dumbbell kami menggunakan rubber kualitas tinggi, jangan khawatir kamu dapat dumbbell beban sama tapi ukurannya hexagonalnya berbeda. Hal tersebut umum ditemui di hex dumbbell murahan. Tidak dengan punya kami!
4. Wide Selection of Weight & Low Increment For Low Weight
Kami tahu pengguna Strengthbae banyak orang kuat, kami punya Hex Dumbbell dari 2kg saja hingga ke 60kg! Kelipatannyapun menyesuaikan, banyak yang berjualan kelipatannya 2,5kg. namun kami untuk 2-20kg kelipatan 2 kg saja, jadi nyaman untuk progressive overload di gerakan isolation. Nah ketika beban sudah berat, umumnya penggunaannya untuk heavy compound, supaya lebih hemat, 20-30kg dibuat kelipatan 2,5kg, dan 30kg ke 60kg kelipatan 5kg.
READY Berat 1-60 Kg dengan Katalog Berbeda, DM Admin !




J-Hook berfungsi sebagai tempat untuk menaruh barbell anda. Ketinggian J-Hook serta ketebalannya sangat berpengaruh ke kenyamanan anda untuk unrack dan racking. Banyak rack murah yang hooknya tidak berbentuk J, sehingga barbell langsung berbenturan dengan tiang. Hal ini akan cepat merusak tiang dan barbell anda. Terkadang ada juga yang berstruktur J tapi pendek sekali, sehingga sama saja. J-Hook Power Rack Strengthbae didesain cukup tebal dan tinggi serta dilapis rubber untuk kenyamanan pemakaian dan ketahanan perlengkapan anda.
Westside hole spacing adalah jarak antar lubang yang didesain memiliki jarak lebih dekat di area bench press. Hal ini membuat pengaturan peletakan untuk J-Hook jadi lebih presisi, sehingga unrack dan racking menjadi lebih nyaman dan safe. Kebanyakan rack dipasaran memiliki jarak antar lubang yang lebar, sehingga peletakkan hook bisa terlalu tinggi atau terlalu rendah.
Pull up bar Power Rack Strengthbae memiliki diameter standar sehingga nyaman digenggam. Selain itu model pull up bar yang lurus tanpa ada bentuk lengkungan ke bawah ataupun netral grip justru membuat anda leluasa melakukan pull up sesuai dengan struktur sendi bahu anda.
Adanya safety pin akan membuat anda merasa lebih tenang ketika melakukan compound movement dengan intensitas mendekati failure. Hal ini akan membuat anda bisa lebih pushing to the limit. Selain itu adanya westside hole spacing juga membuat safety pin dapat diadjust dengan presisi tanpa takut terlalu tinggi dan menganggu gerakan inti atau terlalu rendah sehingga semakin sulit untuk bail out. Safety pin juga dapat digunakan untuk berbagai gerakan dead stop dengan pin, seperti pin squat, pin press, dan lain sebagainya.
Weight Plate Storage dapat menjadi tempat penyimpanan plat-plat beban anda dengan rapi. Storage juga didesain cukup tinggi sehingga bisa memuat banyak bumper plate. Selain itu, dengan menaruh beban pada storage, kestabilan rack akan meningkat.
Struktur bagian bawah didesain agar kedalamannya tidak banyak memakan tempat, sehingga dapat menghemat ruang yang anda butuhkan di rumah, tapi tetap memiliki lebar sesuai standar. Selain itu, desain rangka bawah power rack berbentuk flat foot, sehingga tidak perlu untuk dibolt ke lantai. Banyak power rack yang desain bagian bawahnya tidak ada rangka penghubung untuk tiang kanan dan kiri, sehingga diharuskan untuk dibolt ke lantai, yang bagi sebagian orang tentunya kurang mengenakkan karena perlu melubangi lantai.