Competition Barbell Collar

Price range: Rp1.560.000,00 through Rp2.500.000,00

bagikan

Deskripsi

Kamu atlit Powerlifting / Olympic Weightlifting atau gym yang berspeciality pada dua sport ini?

Ini collar yang wajib kamu miliki!

Competition Collar sesuai namanya merupakan collar yang digunakan di kompetisi resmi. Apa bedanya dengan collar biasa?

1. Heavy Steel Material

Materialnya bukan plastic seperti collar pada umumnya. 1 collar memiliki berat 2,5kg. Ketika kamu menggunakan collar ini sepasang kanan kiri, kamu sudah menambahkan 5 kg beban ke barbell. Berbeda dengan collar biasa yang dianggap tidak memiliki beban. Karena materialnya ini juga, collar ini sangat awet dan dapat dipakai untuk lifetime usage.

2. Memiliki sistem pengunci berupa ulir.

Mayoritas collar memiliki sistem pengunci berupa klip, apabila menggunakan beban berat di squat dan bench press lalu kebetulan miring, atau penggunaan yang dibanting seperti heavy deadlift atau gerakan-gerakan olympic weightlifting, plate akan bergeser dan bisa membuat angkatan tidak stabil. Hal ini tentu tidak diinginkan saat kompetisi. Nah competition collar sistemnya ulir, jadi plate tidak akan miring atau bergeser. Sistem ulirnya pun tidak menusuk sleeves dari barbell karena ulir ditahan permukaan setengah lingkaran di dalam collar, sehingga coating barbell sleeves kamu tetap aman.

3. Mempunyai sistem pengencang antar plate.

Collar pada umumnya tidak memiliki sistem pengencang antar plate. Oleh sebab itu seringkali kita lihat bunyi dentingan antar plate saat orang mengangkat beban, dan sering ditemui juga saat deadlift multiple reps, 1 sisi berdiri miring (terlebih saat menggunakan plate tipis seperti powerlifting plates). Nah competition collar memiliki mekanisme pengencang antar plate dengan memutar bagian berbentuk bintang, plate akan tertekan sehingga tidak ada jarak antar plate dan tidak ada jarak antara plate dengan ujung barbell sleeves.

Competition Barbell Collar

Price range: Rp1.560.000,00 through Rp2.500.000,00

Padded J-Hook

J-Hook berfungsi sebagai tempat untuk menaruh barbell anda. Ketinggian J-Hook serta ketebalannya sangat berpengaruh ke kenyamanan anda untuk unrack dan racking. Banyak rack murah yang hooknya tidak berbentuk J, sehingga barbell langsung berbenturan dengan tiang. Hal ini akan cepat merusak tiang dan barbell anda. Terkadang ada juga yang berstruktur J tapi pendek sekali, sehingga sama saja. J-Hook Power Rack Strengthbae didesain cukup tebal dan tinggi serta dilapis rubber untuk kenyamanan pemakaian dan ketahanan perlengkapan anda.

Westside hole spacing

Westside hole spacing adalah jarak antar lubang yang didesain memiliki jarak lebih dekat di area bench press. Hal ini membuat pengaturan peletakan untuk J-Hook jadi lebih presisi, sehingga unrack dan racking menjadi lebih nyaman dan safe. Kebanyakan rack dipasaran memiliki jarak antar lubang yang lebar, sehingga peletakkan hook bisa terlalu tinggi atau terlalu rendah.

Standard Pull Up Bar

Pull up bar Power Rack Strengthbae memiliki diameter standar sehingga nyaman digenggam. Selain itu model pull up bar yang lurus tanpa ada bentuk lengkungan ke bawah ataupun netral grip justru membuat anda leluasa melakukan pull up sesuai dengan struktur sendi bahu anda.

Safety Pin

Adanya safety pin akan membuat anda merasa lebih tenang ketika melakukan compound movement dengan intensitas mendekati failure. Hal ini akan membuat anda bisa lebih pushing to the limit. Selain itu adanya westside hole spacing juga membuat safety pin dapat diadjust dengan presisi tanpa takut terlalu tinggi dan menganggu gerakan inti atau terlalu rendah sehingga semakin sulit untuk bail out. Safety pin juga dapat digunakan untuk berbagai gerakan dead stop dengan pin, seperti pin squat, pin press, dan lain sebagainya.

Weight Plate Storage

Weight Plate Storage dapat menjadi tempat penyimpanan plat-plat beban anda dengan rapi. Storage juga didesain cukup tinggi sehingga bisa memuat banyak bumper plate. Selain itu, dengan menaruh beban pada storage, kestabilan rack akan meningkat.

Small Footprint & Flat Foot

Struktur bagian bawah didesain agar kedalamannya tidak banyak memakan tempat, sehingga dapat menghemat ruang yang anda butuhkan di rumah, tapi tetap memiliki lebar sesuai standar. Selain itu, desain rangka bawah power rack berbentuk flat foot, sehingga tidak perlu untuk dibolt ke lantai. Banyak power rack yang desain bagian bawahnya tidak ada rangka penghubung untuk tiang kanan dan kiri, sehingga diharuskan untuk dibolt ke lantai, yang bagi sebagian orang tentunya kurang mengenakkan karena perlu melubangi lantai.