Multi Grip Tricep Rope

Rp210.000,00

bagikan

Deskripsi

Kamu masih latihan tricep pakai tricep rope biasa?

Ganti dengan Multi Grip Tricep Rope ini dan rasakan perbedaannya! Tricep rope yang digunakan di pasaran umumnya memiliki panjang total hanya 60 cm. Nah dengan panjang segini, kamu tidak bisa memperoleh extensi triceps dengan maksimal. Biasa sering ditemui:

– Tangan tidak bisa lurus full, terutama bagi yang lengan bawahnya panjang

– Apabila diluruskan full ke samping, wrist akan tertekuk sehingga tidak nyaman

– Apabila diluruskan ke depan, biasa siku akan maju sehingga sebenarnya di akhir gerakan ada bantuan dari dada dan bahu, padahal tricep extension sebenarnya ditujukan untuk gerakan isolasi triceps.

– Selain itu apabila digunakan untuk gerakan lain seperti facepull, karena pendek, tangan akan tertekuk ke dalam.

– Ditambah lagi tricep rope juga kurang pas untuk digunakan single arm exercise Oleh sebab itulah Multi Grip Tricep Rope ini akan lebih superior dibanding tricep rope biasa. Kelebihannya:

– Memiliki grip bawah lebih panjang dari tricep rope biasa, sehingga tricep extension bisa lebih maksimal. Selain itu ketika melakukan gerakan seperti facepull tangan juga lebih mudah externally rotate.

– Memiliki grip atas juga yang sangat nyaman untuk gerakan single arm extension.

– Sisi-sisi grip paddingnya melengkung dan soft, sehingga bisa ditempelkan di pangkal telapak bahkan pergelangan untuk eksekusi gerakan yang nyaman dan tidak membebani wrist.

– Strap tebal dan kuat, begitu juga D-Ringnya, heavy duty bisa untuk full stack saat main triceps movement Tersedia 2 tipe, secara fungsi sama, pilih design yang kamu sukai ya!

Multi Grip Tricep Rope

Rp210.000,00

Padded J-Hook

J-Hook berfungsi sebagai tempat untuk menaruh barbell anda. Ketinggian J-Hook serta ketebalannya sangat berpengaruh ke kenyamanan anda untuk unrack dan racking. Banyak rack murah yang hooknya tidak berbentuk J, sehingga barbell langsung berbenturan dengan tiang. Hal ini akan cepat merusak tiang dan barbell anda. Terkadang ada juga yang berstruktur J tapi pendek sekali, sehingga sama saja. J-Hook Power Rack Strengthbae didesain cukup tebal dan tinggi serta dilapis rubber untuk kenyamanan pemakaian dan ketahanan perlengkapan anda.

Westside hole spacing

Westside hole spacing adalah jarak antar lubang yang didesain memiliki jarak lebih dekat di area bench press. Hal ini membuat pengaturan peletakan untuk J-Hook jadi lebih presisi, sehingga unrack dan racking menjadi lebih nyaman dan safe. Kebanyakan rack dipasaran memiliki jarak antar lubang yang lebar, sehingga peletakkan hook bisa terlalu tinggi atau terlalu rendah.

Standard Pull Up Bar

Pull up bar Power Rack Strengthbae memiliki diameter standar sehingga nyaman digenggam. Selain itu model pull up bar yang lurus tanpa ada bentuk lengkungan ke bawah ataupun netral grip justru membuat anda leluasa melakukan pull up sesuai dengan struktur sendi bahu anda.

Safety Pin

Adanya safety pin akan membuat anda merasa lebih tenang ketika melakukan compound movement dengan intensitas mendekati failure. Hal ini akan membuat anda bisa lebih pushing to the limit. Selain itu adanya westside hole spacing juga membuat safety pin dapat diadjust dengan presisi tanpa takut terlalu tinggi dan menganggu gerakan inti atau terlalu rendah sehingga semakin sulit untuk bail out. Safety pin juga dapat digunakan untuk berbagai gerakan dead stop dengan pin, seperti pin squat, pin press, dan lain sebagainya.

Weight Plate Storage

Weight Plate Storage dapat menjadi tempat penyimpanan plat-plat beban anda dengan rapi. Storage juga didesain cukup tinggi sehingga bisa memuat banyak bumper plate. Selain itu, dengan menaruh beban pada storage, kestabilan rack akan meningkat.

Small Footprint & Flat Foot

Struktur bagian bawah didesain agar kedalamannya tidak banyak memakan tempat, sehingga dapat menghemat ruang yang anda butuhkan di rumah, tapi tetap memiliki lebar sesuai standar. Selain itu, desain rangka bawah power rack berbentuk flat foot, sehingga tidak perlu untuk dibolt ke lantai. Banyak power rack yang desain bagian bawahnya tidak ada rangka penghubung untuk tiang kanan dan kiri, sehingga diharuskan untuk dibolt ke lantai, yang bagi sebagian orang tentunya kurang mengenakkan karena perlu melubangi lantai.