Kamu lebih suka pakai Prong Belt ketimbang Lever Belt?
Wajar! Ada beberapa kelebihan belt model prong ketimbang Lever Belt. yakni:
1. Modelnya yang classy
2. Lipatan sabuk keluar bukan ke dalam, jadi akan terasa lebih nyaman di area pertemuan antar sisi belt, khususnya bagi yang sering merasa pinched area perutnya saat deadlift Nah kini
Strengthbae juga punya produk Prong Belt, ini keunggulan Prong Belt Strengthbae!
1. Single Prong Model prong ada yang double ada yang single. Salah satu kelemahan prong belt adalah lebih susah pasang dan lepas. Model single prong lebih menjadi pilihan karena mudah dipasang dan dilepas ketimbang double prong.
2. Zigzag Hole Karena susunan lubang zigzag, alhasil jarak antar lubang lebih dekat. Mayoritas belt jarak antar lubang adalah 2,5cm, karena lubangnya zigzag Prong Belt Strengthbae jaraknya hanya setengahnya 1,25cm saja. Kamu bisa adjust mau dikaitkan ke lubang mana sesuai dengan kondisi lingkar perut di hari tersebut dengan lebih presisi, bracing bisa lebih pas, tidak terlalu ketat / longgar.
3. 13mm Thickness Full of Leather Banyak prong belt hanya pakai fiber material makanya murah dan lentur, punya Strengthbae tidak. Kami pakai material full cowhide, kaku dan sangat support untuk powerlifting, sama seperti material Lever Belt 13mm kami. Tebalnya juga 13mm, tidak seperti kebanyakan prong belt 6-10mm.
4. Full 10cm Width Karena digunakan untuk powerlifting, keseluruhan belt memiliki lebar 10cm, lebar maksimal dalam powerlifting. Akan support maksimal saat bracing dan membantu mencegah punggung kamu flexion terlalu banyak.
5. Inner Suede Lapisan dalam menggunakan suede yang lembut sehingga walaupun keseluruhan belt rigid, sisi dalamnya nyaman menempel pada perut.
Terdapat 3 pilihan size:
S = Lingkar Perut 60-85cm
M = Lingkar Perut 70-95cm
L = Lingkar Perut 80-105cm




J-Hook berfungsi sebagai tempat untuk menaruh barbell anda. Ketinggian J-Hook serta ketebalannya sangat berpengaruh ke kenyamanan anda untuk unrack dan racking. Banyak rack murah yang hooknya tidak berbentuk J, sehingga barbell langsung berbenturan dengan tiang. Hal ini akan cepat merusak tiang dan barbell anda. Terkadang ada juga yang berstruktur J tapi pendek sekali, sehingga sama saja. J-Hook Power Rack Strengthbae didesain cukup tebal dan tinggi serta dilapis rubber untuk kenyamanan pemakaian dan ketahanan perlengkapan anda.
Westside hole spacing adalah jarak antar lubang yang didesain memiliki jarak lebih dekat di area bench press. Hal ini membuat pengaturan peletakan untuk J-Hook jadi lebih presisi, sehingga unrack dan racking menjadi lebih nyaman dan safe. Kebanyakan rack dipasaran memiliki jarak antar lubang yang lebar, sehingga peletakkan hook bisa terlalu tinggi atau terlalu rendah.
Pull up bar Power Rack Strengthbae memiliki diameter standar sehingga nyaman digenggam. Selain itu model pull up bar yang lurus tanpa ada bentuk lengkungan ke bawah ataupun netral grip justru membuat anda leluasa melakukan pull up sesuai dengan struktur sendi bahu anda.
Adanya safety pin akan membuat anda merasa lebih tenang ketika melakukan compound movement dengan intensitas mendekati failure. Hal ini akan membuat anda bisa lebih pushing to the limit. Selain itu adanya westside hole spacing juga membuat safety pin dapat diadjust dengan presisi tanpa takut terlalu tinggi dan menganggu gerakan inti atau terlalu rendah sehingga semakin sulit untuk bail out. Safety pin juga dapat digunakan untuk berbagai gerakan dead stop dengan pin, seperti pin squat, pin press, dan lain sebagainya.
Weight Plate Storage dapat menjadi tempat penyimpanan plat-plat beban anda dengan rapi. Storage juga didesain cukup tinggi sehingga bisa memuat banyak bumper plate. Selain itu, dengan menaruh beban pada storage, kestabilan rack akan meningkat.
Struktur bagian bawah didesain agar kedalamannya tidak banyak memakan tempat, sehingga dapat menghemat ruang yang anda butuhkan di rumah, tapi tetap memiliki lebar sesuai standar. Selain itu, desain rangka bawah power rack berbentuk flat foot, sehingga tidak perlu untuk dibolt ke lantai. Banyak power rack yang desain bagian bawahnya tidak ada rangka penghubung untuk tiang kanan dan kiri, sehingga diharuskan untuk dibolt ke lantai, yang bagi sebagian orang tentunya kurang mengenakkan karena perlu melubangi lantai.