Squat dengan jauh lebih optimal dengan Cloud Bar, Safety Squat Bar (SSB) dari Strengthbae!
Perbedaan Cloud Bar dengan bar biasa dan SSB antara lain:
1. Easier on wrist, elbow, & shoulder
Tidak semua orang punya mobilitas bahu yang baik untuk melakukan front squat dan seringkali punggung dulu yang KO duluan karena harus menahan badan supaya tidak jatuh kedepan. Di satu sisi, beberapa orang juga merasakan sakit di sendi pergelangan, siku, ataupun bahu saat back squat, terutama jika style low bar seperti yang dilakukan para powerlifter. Hal ini tentu mempengaruhi kenyamanan berlatih plus mengurangi performa di gerakan upper body. SSB menyelesaikan masalah tadi karena kamu dapat menaruh barbell di belakang badan tapi siku dan tangan cukup memegang handle di depan saja. Nyaman untuk sendi pergelangan, siku, dan bahu.
2. Proper Edge Curve For Quads Development
Keunikan lain dari SSB adalah ujung barbellnya yang melengkung. Fungsinya adalah untuk membuat beban ada sedikit di depan badan, meskipun bar diletakkan di punggung atas. Jadi kamu mendapat kombinasi high bar squat yang stabil dan mudah dioverload dengan efektifitas front squat untuk melatih paha depan. Lekukan Cloud Bar juga didesain tidak over, karena banyak SSB yang lengkungannya terlalu ekstrim hingga membuat titik beban terlalu kedepan dan malah capek di punggung.
3. Combined Thick Shoulder and Back Padding
Pad punggung dari Cloud Bar tebal dan tersambung antara pad samping dan tengah. Kebanyakan SSB di pasaran terpisah antara pad samping dan tengah, sehingga sedikit tidak nyaman di punggung atas karena ada rongga.
4. Detachable Hand Grip
Pegangan tangan Cloud Bar dapat dilepas, ini bermanfaat apabila kamu hendak memanfaatkan SSB untuk gerakan seperti JM Press dan Neutral Grip Overhead Press.
5. 3 Handle For Different Purpose
Short handle untuk penggunaan SSB pada umumnya, long handle untuk variasi reverse SSB dan hatfield squat, serta chain handle untuk goodmorning, kamu dapat melakukan banyak variasi!




J-Hook berfungsi sebagai tempat untuk menaruh barbell anda. Ketinggian J-Hook serta ketebalannya sangat berpengaruh ke kenyamanan anda untuk unrack dan racking. Banyak rack murah yang hooknya tidak berbentuk J, sehingga barbell langsung berbenturan dengan tiang. Hal ini akan cepat merusak tiang dan barbell anda. Terkadang ada juga yang berstruktur J tapi pendek sekali, sehingga sama saja. J-Hook Power Rack Strengthbae didesain cukup tebal dan tinggi serta dilapis rubber untuk kenyamanan pemakaian dan ketahanan perlengkapan anda.
Westside hole spacing adalah jarak antar lubang yang didesain memiliki jarak lebih dekat di area bench press. Hal ini membuat pengaturan peletakan untuk J-Hook jadi lebih presisi, sehingga unrack dan racking menjadi lebih nyaman dan safe. Kebanyakan rack dipasaran memiliki jarak antar lubang yang lebar, sehingga peletakkan hook bisa terlalu tinggi atau terlalu rendah.
Pull up bar Power Rack Strengthbae memiliki diameter standar sehingga nyaman digenggam. Selain itu model pull up bar yang lurus tanpa ada bentuk lengkungan ke bawah ataupun netral grip justru membuat anda leluasa melakukan pull up sesuai dengan struktur sendi bahu anda.
Adanya safety pin akan membuat anda merasa lebih tenang ketika melakukan compound movement dengan intensitas mendekati failure. Hal ini akan membuat anda bisa lebih pushing to the limit. Selain itu adanya westside hole spacing juga membuat safety pin dapat diadjust dengan presisi tanpa takut terlalu tinggi dan menganggu gerakan inti atau terlalu rendah sehingga semakin sulit untuk bail out. Safety pin juga dapat digunakan untuk berbagai gerakan dead stop dengan pin, seperti pin squat, pin press, dan lain sebagainya.
Weight Plate Storage dapat menjadi tempat penyimpanan plat-plat beban anda dengan rapi. Storage juga didesain cukup tinggi sehingga bisa memuat banyak bumper plate. Selain itu, dengan menaruh beban pada storage, kestabilan rack akan meningkat.
Struktur bagian bawah didesain agar kedalamannya tidak banyak memakan tempat, sehingga dapat menghemat ruang yang anda butuhkan di rumah, tapi tetap memiliki lebar sesuai standar. Selain itu, desain rangka bawah power rack berbentuk flat foot, sehingga tidak perlu untuk dibolt ke lantai. Banyak power rack yang desain bagian bawahnya tidak ada rangka penghubung untuk tiang kanan dan kiri, sehingga diharuskan untuk dibolt ke lantai, yang bagi sebagian orang tentunya kurang mengenakkan karena perlu melubangi lantai.